Dunia itu adalah kamu
Kamu itu adalah dunia
Kamu dan dunia adalah satu
Tak ada bedanya

Kenapa kau terus berdiam dalam sepi dan sunyi
Kau akan tetap jadi kau tanpa harus berhenti
Jangan hanya tunduk dalam kemuraman
Jalan ini masih panjang untuk kita berjuang

Bodohhhh…..
Bagi mereka yang masih terus lelap dalam kekecewaan
Dunia ini tak akan berhenti hanya untuk menunggumu kembali berjalan
Teruslah berjalan tanpa henti
Meski korbanya adalah telapak kaki
Teruslah bicara meski itu tanpa suara.

07 November 2017

Penulis: Siswandi Tamala, Mahasiwa UNG, Fakultas MIPA. Aktif di HMI (MPO)

 

Iklan