750xauto-10-kejadian-tragis-di-malam-tahun-baru-akibat-kembang-api-hati-hati-1512302
sumber gambar: http://www.google.com

Pergantian tahun merupakan salah satu hari terbesar sepanjang sejarah peradaban umat manusia, semua golongan maupun kalangan ikut serta dalam meramaikan entah bersama keluarga, pasangan , bahkan seorang teman.

Malam pergantian tahun, dimana langit malam dihiasi warna-warni dengan suara  bunyi letusan kembang api, dimana ornag-orang berjoget ria, bahkan banyak teriakan terdengar menandakan mereka sangatlah bahagia dan menikmati setiap momen yang terlewatkan.

Malam pergantian tahun adalah saat kita menutup diari cerita hidup selama 365 hari, diari itu menuliskan setiap coretan kenangan yang telah kita lalui, ada senyum, sedih, tawa, tangis, derita, dan cerita bahagia. Bagi sebagian orang ini adalah momen dimana mereka dapat berpesta ria, ada juga bagi sebagian orang dimana ingin mencetak satu tujuan baru dalam  lembaran pertama mereka.

Malam pergantian tahun adalah saat dimana kemeriahan menutupi kemuraman dan kesedihan yang ada didepan mata entah disamping kiri maupun kanan, depan maupun belakang , namun kita  hanya lalu lalang tanpa memberikan satu pandangan  kemurahan bagi sesama. Masih banyak orang diluar sana yang tak merasakan apa yang kita rasa, dimana kelaparan, kedinginan dan penderitaan masih bersama mereka, dimana suara tangis telah dibungkam dengan teriakan, suara terompet, dan warna warni kembang api dilangit malam.

Malam pergantian tahun baru adalah dimana setiap pasang mata, kita buka lebar-lebar namun ini adalah hari dimana kita menutup mata hati kita, Hilangnya kepedulian terhadap sesama. Kita tidak lagi berfikir bagaimana cara menghibur mereka tapi kita berfikir kembang api seperti apa yang kita beli.

Pergantian tahun , menurut saya adalah waktunya dimana  harus berkaca , merenungi sebanyak apa tintah hitam yang telah  tertuliskan dalam diari kita, namun kita lupa akan hal ini, dimana hati telah ditutupi oleh kemegahan  malam pergantian tahun.  Ini menunjukan berapa boboroknya moral yang kita miliki.

Bangunlah teman, sadari eksistensi kita, kitalah yang menciptakan penderiataan dan kitalah yang mampu mengakhiri penderitaan.
Ingat teman, dengan rasa kebersamaan kita mampu meraih kebahagiaan.

Teman apa kau tau?, malam pergantian tahun adalah suatu momen dimana kita diuji, apakah kau seorang  manusia ataukah  sesuatu yang sedang anda fikirkan.

Gorontalo, 01 Januari 2018

Siswandi Tamala

Penulis: Siswandi Tamala, Mahasiwa UNG, Fakultas MIPA. Aktif di HMI (MPO)

Iklan