senja1
dheaelsaid.blogspot.com

Adakalanya senja tak bisa menghadirkan jingga
Sebab saat itu tuhan sedang ingin mengganti warna di langit, sepertinya sedang memihak pada yang berduka, dan kelabu menjadi gantinya.

Adakalanya suasana saat senja menjadi tak hangat.
Sebab ada yang sibuk merangkul luka sendiri, membiarkan duri-duri pengkhianatan bebas tertancap begitu saja. Ada yang tengah mengulum pahitnya sepi, menjadikan rindu leluasa bergerak di rongga dada. Senja perlu dingin juga, agar lebih menjiwai sunyi, lebih akrab dengan patahnya hati.

Adakalanya juga senja memilih untuk basah.
Sebab rintik deras di pinggiran mata jatuh berkali-kali tanpa ampun. Meminta mulut tak lagi bicara dan hati untuk menyerah saja. Mengutuk cinta dan menyalahkan diri karena sudah percaya, semuanya sia-sia. Maka,biarlah airmata dan senja yang basah menjadi saksinya.

Tapi,apapun itu. Senja juga mesti sama di setiap harinya. Seperti tenggelamnya mentari. Sebab bumi tak harus selalu terang,gelap juga mesti ada. Memberi waktu istirahat untuk yang sudah lelah bekerja, ataupun untuk yang sudah letih mencoba mengobati luka lama namun tak bisa-bisa.

Ternate, 20 Nov 2018

Iklan