Hipokrit Cinta

eye-3

Kita yang pernah berikrar atas nama cinta
Membentangkan jalan menuju kata bahagia
Kembali melintasi persimpangan jalan yang kita bentangkan bersama

Rasa mulai mempermainkan aku dan kamu
Marah, benci, gelisah berelaborasi
Kau dan aku berusaha menipu diri
Membunuh rasa peduli
Menuntun rasa dalam dalam kepura-puraan
Hingga tampillah kita dengan topeng liberosis

Kerinduan kembali mewarnai rasa yang kita balut dalam kepura-puraan
Perlahan rindu menghadirkan kenangan dalam kanvas yang kita lukis bersama

Sekali lagi
Kau dan aku
Berpura-berpura, dan
Menepis semua itu
Kita kalah dengan cinta
Cinta tak pernah hadir dalam kepura-puraan
Sebab eros tak pernah memarodikan anak panahnya

Didepanmu aku mencaci
Namun dalam diam dan sepi
Aku bermimpi
Mata, bibir, candaan, tawa dan tangisanmu
Menjadi mimpi yang selalu kugemari

Aku tak tahu
Akhir cerita dipenghujung jalan
Namun dalam bait-bait harapan
Aku berharap ada kita yang menanti akhir kisah kita.

Manado, 09 Januari 2019
S.T

Iklan